Bagaimana Bila Wanita Mengalami Haid Saat Umroh?

Kategori │Umroh

Bagaimana Bila Wanita Mengalami Haid Saat Umroh? - Melakukan ibadah pada Allah mestilah di mulai dalam suasana yang suci. Sama halnya laksana saat mengerjakan umrah atau haji. Lalu bagaimana andai seorang wanita haid ketika ia belum mengerjakan rangkaian ibadah umrah?




Baca juga : Tipe-Tipe Ibadah Umrah Beserta Syarat, Rukun, Wajib

Ihram untuk seorang yang mengerjakan umrah maupun haji hukumnya wajib, andai seorang wanita sedang haid, ihram baginya hukumnya sah dan diperbolehkan. Yang mesti dilakukan, saat seorang wanita haid saat sampai di miqat, maka ia mesti mandi dan istitsfar, lantas memulai ihram. Istitsfar ialah menggunakan pembalut lebih rapat, sehingga dijamin tidak terdapat darah yang merembet terbit celana.

Lihat juga :
> http://pakarseo.wagomu.id/e60567.html
> http://seojakarta.logdown.com/posts/7800416-hal-romantis-saat-melakukaan-ibadah-umroh-bersama-pasangan-halal
> http://seoworks.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/194911
> http://pakar-seo-blog.logdown.com/posts/7800412/biaya-ibadah-umroh-dan-haji-naik-5-di-tahun-2018
> http://sigithermawan.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/185801
> http://ernawati.wagomu.id/e60561.html

Sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma mengisahkan kejadian yang dirasakan Asma’ bintu Umais, istrinya Abu Bakr as-Shiddiq radhiyallahu ‘anhuma, pada saat regu haji bareng Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendarat di Dzulhulaifah (Bir Ali).

Baca juga : Memilih Agen Travel Untuk Ibadah Umrah

Jabir menceritakan, Ketika kami hingga di Dzulhulaifah, Asma bintu Umais mencetuskan Muhammad bin Abu Bakr. Kemudian beliau mengajak orang guna bertanya untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Apa yang mesti saya lakukan?’ jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Mandilah dan lakukanlah istitsfar dengan kain, dan mulailah ihram.” (HR. Muslim 3009, Nasai 293 dan yang lainnya).




Lihat juga :
> http://seoplus.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/174940
> http://seoquake.wagomu.id/e60556.html
> http://puri-orchard.logdown.com/posts/7800333-cara-mudah-mengetahui-biro-travel-umroh-yang-amanah
> http://seobook.wagomu.id/e60545.html
> http://sigithermawan.over-blog.com/2018/06/tips-menabung-untuk-bisa-ibadah-umroh-di-umur-30an.html
> http://seoworks.hatenadiary.com/entry/2018/06/20/020229
> http://seofriendly.logdown.com/posts/7800303-hal-wajib-dalam-memilih-agen-umroh

Meskipun hadits tersebut sehubungan dengan orang nifas, tetapi ini berlaku pun untuk wanita haid, sebab hukumnya sama dengan sepakat ulama.

Dalil beda bolehnya ihram dalam situasi haid ialah peristiwa yang dirasakan A’isyah radhiyallahu ‘anha. Beliau mengisahkan perjalanan hajinya bareng Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Kami berangkat dengan niat haji. Ketika sampai di daerah Saraf, aku mengalami haid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menemuiku sedang menangis.”

“Kamu kenapa? Apa kamu haid?” tanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Benar.” Jawab A’isyah.

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Haid adalah kondisi yang Allah takdirkan untuk putri Adam. Lakukan seperti yang dilakukan jamaah haji, hanya saja jangan melakukan thawaf di ka’bah.” (HR. Bukhari 294 & Muslim 2976).

Lihat juga :
> http://pakarseo.wagomu.id/e60543.html
> http://seojakarta.logdown.com/posts/7800300-inilah-cara-umroh-berbiaya-murah-ala-backpacker
> http://seoquake.wagomu.id/e60538.html
> http://seoplus.hatenadiary.com/entry/2018/06/19/193325
> http://pakar-seo-blog.logdown.com/posts/7800157/langkah-mudah-untuk-ibadah-umroh-di-usia-muda
> http://seoinc.hatenablog.com/entry/2018/06/19/072326
> http://sigithermawan.hatenadiary.com/entry/2018/06/19/065745
> http://seobook.wagomu.id/e60531.html
> http://master-seo.over-blog.com/2018/06/yang-harus-dilakukan-dan-jangan-dilakukan-selama-ibadah-umroh.html

Dalam riwayat Muslim terdapat tambahan, “A’isyah pun melakukannya, beliau melaksanakan semua aktivitas orang haji. Hingga ketika beliau telah suci, bliau thawaf di ka’bah dan sa’i antara shafa dan marwah.” (HR. Muslim 2996).

Baca juga : Ketentuan Dan Hikmah Dari Menjalankan Ibadah Haji Dan Umroh

Hal ini mengindikasikan bahwa wanita haid saat umrah dan belum mengerjakan thawaf, maka ia boleh melakukan pekerjaan apapun di samping thawaf, sa’I dan menginjak masjidil haram. Ia mesti menantikan sampai dirinya suci dan mandi haid, setelah tersebut ia dapat thawaf dan sa’i. sebab thawaf tidak boleh dilaksanakan dalam situasi berhadast.

Namun, bagaimana andai perempuan haid itu belum suci sebatas akhir dirinya di Mekkah?

Para ulama telah menyerahkan rincian tentang hal tersebut. Jika wanita tersebut memungkin guna kembali lagi ke Mekkah sesudah suci, maka ia tetap ihram, kemudian pulang. Dan sesudah suci, ia dapat kembali lagi ke Mekkah untuk mengerjakan thawaf dan sa’i. Hal itu berlaku guna mereka yang bermukim tidak jauh dari Mekkah.

Lihat juga :
> http://ernawati.wagomu.id/e60530.html
> http://sigithermawan.over-blog.com/2018/06/tips-aman-daftar-haji-umroh.html
> http://sigithermawan.hatenablog.com/entry/2018/06/18/074904
> http://puri-orchard.logdown.com/posts/7800014-suntik-vaksin-untuk-ibadah-umroh-dan-haji
> http://masterseo.blogolink.com/billet/tips-pergi-haji-umroh-plus-106547.html
> http://seoin.wagomu.id/e60486.html
> http://onseo.blogolink.com/billet/apa-saja-yang-perlu-diketahui-mengenai-paket-umroh-106534.html
> http://seoin.wagomu.id/e61041.html
> http://master-seo.over-blog.com/2018/06/standar-biaya-umroh.html
> http://pakarseo.wagomu.id/e60477.html

Namun lain halnya dengan seorang wanita yang tidak memungkin guna kembali ke Mekkah. Misalnya laksana jamaah umrah yang berasal dari Indonesia. Maka ia dapat melakukan thawaf dan sa’I sebelum meninggalkan Mekkah, meskipun dalam situasi haid. Alasannya ialah karena di dalam Islam, Allah memerintahkan hambanya agar bertaqwa kepada-Nya semampunya, seperti yang terdapat dalam firman Allah, “Bertaqwalah kepada Allah semampu kalian.” (QS. at-Taghabun: 16)

Selain itu, Allah tidak pernah membebani hamba-Nya melebihi kemampuannya. Sehingga jika ada aturan yang melebihi kemampuan manusia, maka ia bisa terpaksa tidak sejalan dengan hal tersebut. Allah berfirman, “Allah tidak membebani jiwa melebihi kemampuannya.” (QS. al-Baqarah: 286).

Lihat juga :
> http://seoplus.hatenadiary.com/entry/2018/06/13/201820
> http://seoquake.wagomu.id/e60436.html
> http://seofriendly.logdown.com/posts/7799716-sudah-yakin-biaya-murah-agen-travel-perjalanan-haji-dan-umroh-bukan-penipu
> http://sigithermawan.hatenadiary.com/entry/2018/06/13/172719
> http://singaseo.blogolink.com/billet/umroh-backpacker-semi-backpacker-dan-regular-106372.html
> http://seobook.wagomu.id/e60427.html
> http://pakar-seo-blog.logdown.com/posts/7799640/makna-umroh
> http://seoinc.hatenablog.com/entry/2018/06/13/122319
> http://seoinc.hatenablog.com/entry/2018/07/05/025943
> http://masterseo.blogolink.com/billet/beberapa-perbedaan-paket-umroh--106334.html

Kemudian juga diterangkan bahwa sesungguhnya seluruh syarat dan rukun dalam ibadah, tergantung pada kemampuan. Ketika seseorang terdapat yang tidak dapat dilakukan, maka ia mengerjakan penggantinya, andai ada syariat penggantinya (badal). Dan andai tidak terdapat badalnya, maka gugurlah tanggung jawab tersebut.

Sama halnya saat seorang wanita haid ketika belum thawaf. Karena suci dari hadast ialah syarat sah thawaf, sehingga saat ini tidak dapat dihilangkan sebab tidak berhenti, maka gugurlah tanggung jawab ia menantikan suci haid. Maka ia dapat melakukan thawaf dalam suasana haid.

Selain Itu Denatour Juga Melayani Segala Tour dan Umroh dibawah ini :
Umroh tahun Baru VIP
Umroh Desember VIP
Umrah Promo Tahun Baru
Umroh Promo Desember
Umroh Turki Tahun Baru
Umroh Dubai Tahun Baru
Umroh Al Aqsa Tahun Baru
Umroh Plus Rusia Scandinavia
Umroh plus Eropa Tahun Baru
Umroh plus Spain Maroco
Tour Eropa Muslim Promo
Tour Turki Promo
Tour Turki Cairo Alexandria
Tour Korea Korea Muslim
Tour Jepang Muslim Tahun Baru
Tour China Muslim Tahun Baru
Tour Korea Uzbekistan
Tour Amerika Muslim
Tour Australia Muslim
Tour Hongkong Shenzen Macau
Tour Amerika Canada
Tour Australia New Zealand
Tour Rusia Balkan

Untuk keterangan umroh desember 2018 lebih lanjut, Silakan Kontak Dena Tour Travel (Berpengalaman 23 Tahun) : Jl. Condet Pejaten No. 16, Pejaten Barat, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12510

(Chat WhatsApp) Abdullah HP – WA : 0878-7745-7475 atau Khusnul HP – WA : 0813-1649-3669 atau ask@denatours.com

Web Web Resmi Kami :
https://www.denaumrah.com
https://www.denaumroh.com
https://denatour.co.id



  • Artikel (Umroh)dari kategori yang sama


    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Bagaimana Bila Wanita Mengalami Haid Saat Umroh?
      Komentar(0)